KKN-IK 2021 IAIN Kudus Melakukan Pendampingan Belajar Siswa SD di Tengah Pandemi Covid-19

Tawangharjo –Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terintegrasi Kompetensi (KKN-IK) IAIN Kudus , Mengadakan bimbingan belajar untuk anak-anak MI. Pendampingan belajar ini dilakukan di MI Maudlaul Ulum Tawangharjo. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 13 september 2021.

Tujuan diadakannya pembelajaran tambahan adalah untuk memperoleh pengetahuan dengan suatu cara yang dapat melatih kemampuan intelektual para anak-anak SD dan merangsang keingintahuan serta memotivasi anak-anak SD. Khususnya pemahaman siswa terhadap materi matematika

Pendampingan belajar tersebut meliputi siswa siswi kelas 6 MI Maudlaul Ulum.

Pendampingan belajar yang dilakukan di Desa Tawangharjo ini. Banyak dipresiasi oleh warga sekitar, karena selama pandemi covid-19 ini banyak orang tua yang kesusahan dalam membimbing anak-anaknya. Kepala sekolah MI Maudlaul Ulum, bapak Masrukin, juga sangat mendukung program kerja yang diadakan oleh mahasiswa KKN-IK IAIN Kudus. ” saya senang dengan adanya program bimbingan belajar oleh mahasiswa KKN ini sangat membantu kita sebagai guru dalam kegiatan pembelajaran”, ujar bapak Masrukin selaku kepala madrasah. Beliau menuturkan bahwa selama pembelajaran daring ini kesulitan untuk mengontrol pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan dan siswa cenderung senang bermain game handphone.

Beliau juga menambahkan bahwa merasa senang karena adanya bimbingan belajar ini siswa di MI bisa mendapatkan tambahan pengetahuan dan mengurangi waktu bermain handphone anak-anak.

Selama masa pandemi, sekolah dialihkan menjadi pembelajaran daring. Banyak orang tua tidak bisa memberikan fasilitas teknologi ke anaknya untuk pembelajaran daring. Kemudian para siswa masih bingung dalam pembelajaran daring mulai dari cara pembelajaran daring, materi yang disampaikan guru belum paham dan sebagainya.

Apalagi mata pelajaran matematika yang di anggap pelajaran paling sulit. Orang tua juga kesulitan dalam menjelaskan materi kepada anak-anaknya. “Jujur ya mbak, saya kesulitan memahami materi matematika, karena materinya sudah sulit-sulit tidak seperti zaman saya dulu” ujar salah satu wali murid.

Pendampingan belajar yang dilakukan yaitu membantu anak-anak MI dalam mengerjakan PR dan memahami rumus dalam mengerjakan soal tersebut. “Terimakasih mbak sudah membantu mengerjakan PR kami” ujar Renita. Rif’an juga menambahkan ” saya senang mbak dengan adanya bimbingan belajar ini, semoga bisa mendapatkan nilai 100″.

Asyrifah salah satu mahasiswa KKN Desa Tawangharjo mengaku senang karena bisa membantu siswa dalam memahami PR. Semoga kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN di Desa Tawangharjo ini dapat meningkatkan potensi yang dimiliki oelh pelajar di Desa Tawangharjo. Kegiatan bimbingan belajar ini dilajukan dengan tetap menaati protokol kesehatan.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan